Friday, June 16, 2006

World Cup 2006, Day #7

Ekuador 3 - 0 Kosta Rika
Tim debutan yang pertama kali membuat sejarah di Jerman kali ini adalah Ekuador. Tanpa pernah diduga sebelumnya kali ini dia menjadi jawara grup A. Menang 2-0 lawan Polandia dan 3-0 atas Kosta Rika membuat Ekuador unggul selisih gol atas favorit juara sekaligus tuan rumah Jerman.
Carlos Tenorio, Agustin Delgado and Ivan Kaviedes mencetak 3 gol kemenangan Ekuador atas Kosta Rika. Kemenangan ini memastikannya lolos ke putaran kedua bersama Jerman. Tinggal penentuan siapa juara grup dan siapa runner up di pertandingan terakhir tanggal 20 Juni nanti.
Rekor lain juga dipegang Agustin Delgado. Sampai Matchday 7 ini dia sudah menjadi 2 kali Man of the Match

Inggris 2 - 0 Trinidad & Tobago
Inggris, Inggris. Di pertandingan ke-dua inipun permainan rada membosankan kembali ditampilkan. Tidak ada penetrasi ke kotak penalti dah bahkan gawang Paul Robinson nyaris kebobolan jika saja kapten Chelsea tidak ada di sana. John Terry menggagalkan peluang emas TnT setelah berhasil membuang bola sundulan Stern John yang sudah berada di mulut gawang. Striker Conventry itu nyaris saja membuat bencana bagi Inggris.
Menguasai ball possession lebih dari 50%, Inggris sangat kesulitan menembus Tnt. Dah bahkan sempat kelabakan akibat serangan balik yang digalang Soca Warriors dengan cepat. Lampard seperti biasanya melakukan tembakan-tembakan dari luar kotak penalti namun tidak membawa hasil. Crouch beberapa kali membuang peluang. Termasuk usaha tendangan bicycle kick dan umpan Beckham di menit pertama yang gagal ditendangan dengan baik, padahal Shaka Hislop sudah salah posisi saat itu. Mungkin karena tungkainya terlalu panjang :D
Sebel juga nontonnya, saya berharap salah satu dari Gerrard atau Lampard ditarik keluar dan digantikan Aaron Lennon. Kemudian Owen diganti Theo Walcott. Oh iya, saya nyaris lupa kalo Owen diturunkan di partai ini :P Abis ga ada kontribusinya sih, cuman 1 sundulan di menit kedua. Dan setelah itu dia langsung ditarik keluar, digantikan oleh Wayne Rooney yang langsung membuat Nuremberg bergemuruh. Wah kok Rooney? Aaron Lennon menyusul masuk lapangan menggantikan Jamie carragher. 2-5-3.
Saya agak was-was karena Sven sepertinya memaksa menurunkan Rooney. He's not in 100%, but England need him badly. Setelah beberapa menit akhirnya saya dapat memahaminya. Psy War dari Sven buat TnT. Lennon langsung menggebrak dari sisi kiri pertahanan TnT masuk ke kotak penalti. Hal yang nyaris tidak pernah dilakukan selama 60 menit sebelumnya. Dan bek TnT pun mulai gugup tiap kali Rooney "berlari-lari" dan langsung menjaga ketat striker MU ini. Menit 74 Downing masuk menggantikan Joe Cole. Permainan makin menarik. Inggris menjadi lebih hidup sebagaimana semestinya sementara serangan balik TnT masih merepotkan trio Ashley Cole-Terry-Ferdinand.
Dan melalui sebuah umpan manis yang menjadi trademark Beckham, gol pertama Inggris pun tercipta. Di menit 82 dari sebelah daerah pertahanan TnT, kapten Inggris itu mengirimkan crossing ke tiang jauh dan langsung disambar Crouch. No Mr. Roboto Dance, tapi cukup untuk membuat Sven tersenyum lega. Oh iya ini gol pertama Inggris di Jerman. Karena di pertandingan pertama kan yang bikin gol bukan pemain Inggris :P
Pasca gol ini, TnT merubah permainan. Target menahan imbang Inggris 0-0 tidak tercapai. Mereka bermain all out dengan menempatkan hampir seluruh pemain di posisi menyerang. Nothing to lose buat mereka. Stern John kembali nyaris membuat bencana.
Menit 91 Nuremberg kembali bergemuruh. Shaka Hislop terpaksa harus memungut bola akibat tendangan keras Super G. Dia sudah merasakan 2x kerasnya tendangan kapten Liverpool itu di final FA Cup. Jadi tidak banyak yang bisa dia lakukan kali ini untuk menahan Steven Gerrard.
2-0 hasil akhir untuk Inggris. David Beckham menjadi Man of the Match atas kontribusinya selama pertandingan termasuk assist untuk Crouching Tiger. Duo Liverpool menjadi pahlawan.

Swedia 1 - 0 Paraguay
Rasa frustrasi nyaris melanda seluruh tim Swedia pada pertandingan ke-dua ini. Jika sebelumnya Shaka Hislop membuat seluruh serbuan wakil Skandinavia ini sia-sia. Malam ini kejadian serupa nyaris terjadi. Bintang Seri A, Zlatan Ibrahimovich tidak tampil begitu baik. Babak kedua dia langsung digantikan oleh Marcus Allback. Mantan stiker Aston Villa ini nyaris mencetak gol setelah tendangan lambungnya tidak dapat diantisipasi kiper Paraguay tang terlalu maju. Beruntung ada pemain nomor 21 yang masih sempat menyapu bola. Mungkin sebelunya dia nonton John Terry waktu melakukan penyelamatan :P
Dan deadlock itupun pecah saat Ljunberg mencetak satu-satunya gol di menit 89. Pemain Arsenal ini juga menjadi Man of the Match

Wednesday, June 14, 2006

World Cup 2006, Day #6

Spanyol 4 - 0 Ukraina

Tunisia 2 - 2 Arab Saudi

Jerman 1 - 0 Polandia

Urusan Seks, Oh Repotnya ....

Pada sempat baca Kompas hari rabu ga ?(14/06/2006)
Di sana ada Ada artikel dengan judul "Urusan Seks, Oh Repotnya". Nah saya coba mengutip satu aline yang tertulis di sana.
"Hingga pertandingan sepak bola piala dunia hari-hari ini, kerepotan urusan seks tetap saja muncul. Pelatih tim Swedia Lars Lagerback, misalnya, tegas melarang para pemain berhubungan seks sehari sebelum bertanding. Kenyataannya melawan Trinidad-Tobago imbang 1-1."
Nah ... gimana sih editornya ? berita kurang valid kaya gini kok bisa lolos. Jangan-jangan yang lain juga gitu.
Bingung? hehehehe, jangan terpaku pada judul beritanya. Ini bukan soal SEX nya kok, cuman sejak kapan Swedia imbang 1-1 melawan TnT ?

Tuesday, June 13, 2006

World Cup 2006, Day #5

Korea Selatan 2 - 1 Togo
Kembali seperti 4 tahun lalu, Korea menjadi tim Asia yang menang di pertandingan pertama. Babak pertama berlangsung kurang menarik. Korea walaupun lebih banyak mengambil inisiatif serangan, namun overall mereka tampil buruk dibandingkan 4 tahun lalu. Berantakan jika boleh saya bilang. Kurang kordinasi antara lini tengah dan depan. Sementara Togo bermain agak keras dan mengandalkan serangan balik. Dan Togo secara mengejutkan membuka gol di menit ke 31. Mohamed Kader yang lepas dari penjagaan 2 bek Korea tidak membuang kesempatan. Bola ditendang dengan terarah ke kanan gawang Korea tanpa dapat dijangkau oleh Lee Won Jae. Korea tidak tampil lebih baik setelah kebobolan, Togo malah nyaris membuat gol lagi jika tendangan bebas Senaya gagal ditepis kiper Korea.
Babak kedua Korea sedikit mengalami perubahan gaya permainan dengan memainkan Ahn Jung-Hwan. Mungkin mereka didamprat habis-habisan oleh Dick Advocaat di ruang ganti selama istirahat. Menit 53 Park Ji-Sung berusaha menerobos pertahanan Togo dan langsung dijatuhkan oleh Abalo. Kapten Togo inipun akhirnya harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran pada gelandang Manchester United itu. Dan kesalahan itu harus dibayar mahal. Tendangan bebas Lee Chun-Soo membuat kedudukan imbang 1-1 di menit 54.
Togo berusaha menyerang dengan kombinasi Adebayor-Senaya. Paling tidak ada 2 kesempatan tercipta dari kerja sama mereka. Menit 72, Ahn Jung-Hwan memastikan kemenangan Korea Selatan 2-1 atas Togo sekaligus dinobatkan sebagai Man of the Match.

Perancis 0 - 0 Swiss
Satu-satunya hasil yang dicapai pada pertandingan ini adalah pencapaian kartu kuning terbanyak :) 3 untuk Perancis, 5 untuk Swiss. Tidak banyak yang bisa dikomentari. Kedua tim tampil cukup terbuka (and also lil bit boring). Keduanya sama-sama saling serang dan menciptakan peluang. Perancis dengan Zidane the magician serta Thiery Henry melawan Swiss yang tidak mempunyai pemain dengan nama besar dibanding negeri mode itu. Okelah ada Johnn Vogel atau Alexander Frei atau bek muda Arsenal Phillipe Sanderos tapi dibandingkan Thuram, Makalele, Trezeguet kayanya mereka kalah tenar :)
Selain tampil garing, Perancis juga sedang sial. Wasit tidak memberikan penalti saat tendangan Henry mengenai tangan kiri pemain Swiss. Selebihnya adalah penampilan memukau Barthez. Walau bukan lagi France #1, The butterman not a butterman anymore. Dan man of the match kali ini adalah ... Makalele ?

Brasil 1 - 0 Kroasia
Brazil, 90% penonton pasti yakin mereka menang. But that's not the point. How they play, itu lah yang perlu disoroti. Saat Korsel-Togo, saya dah sempat adu argumentasi dengan seorang teman. Jogo Bonito things only look good in Nike commercial ads. Dont ever play like that in the real field. Jika melawan timnas Indonesia mungkin. But not in here, when 32 best teams of the world meet. Menghadapi Kroasia yang tampil solid lini perlini, Brazil seakan tidak punya gigi. Dan semua yang ditampilkan di iklan Nike itupun benar-benar tidak ada gunanya.
Kaka menjadi Man of The Match setelah mencetak satu-satunya gol di pertandingan ini. Well, they're brazillian anyway ... but will they keep playin like that ? Australia sedang on fire dan Jepang juga tidak bisa begitu saja diremehkan.

Monday, June 12, 2006

World Cup 2006, Day #4

Australia 3 - 1 Jepang
Para pemain Jepang sepertinya akan harakiri setelah ini. Babak pertama berlangsung cukup seru. Mark Viduka beberapa kali menciptakan peluang dan tim Australia tampil secara kompak. Berbeda dengan Jepang yang sepertinya tidak begitu terorganisir seperti waktu Piala Dunia 2002. Namun bukan berarti Jepang tanpa peluang. Jika bisa lebih tenang, Takahara dapat mencetak gol di menit 20an. Sayang tendangannya hanya menghajar botol minum Mark Schwarzer. Menit ke 26 Jepang mencetak gol. Walau di bawah tekanan, Shunsuke Nakamura mengirimkan sebuah crossing melewati kiper Middlesbrough itu dan masuk ke gawang.
Setelah itu Australia makin menekan. Harry Kewell nyaris menyamakan kedudukan beberapa menit kemudian.
Hingga 10 menit terakhir pendudung Jepang sepertinya akan pesta sake karena Australia tidak juga berhasil mencetak goal. Mereka bisa bertahan dengan baik di bawah serangan Australia yang makin gencar (shot on goalnya 9-2 bo!!).Sedikit lagi ..
Tim Cahill menghancurkan segalanya. Midfielder Everton itu masuk menggantikan Bresciano di menit 53. Dari sebuah kemelut di kotak penalti Jepang di menit 84, Cahill menyamakan kedudukan. 5 menit kemudian, Cahill mencetak gol keduanya. Dan di added time menit 93, John Aloisi melengkapi penderitaan Jepang. 3-1 untuk the Socceroos.
Pertandingan ini sepertinya menjadi pertandingan paling dramatis, so far sampai matchday #4. Selain itu rekor kartu kuning juga pecah. Wasit asal Mesir yang saya ga ingat namanya (:D) mengeluarkan 4 kartu kuning untuk Oz (Cahill, Moore, Aloisi, Grella), 3 untuk Jepang (Miyamoto, Takahara, Moniwa). Dan Man of the Match tentu saja Tim Cahill.

USA 0 - 3 Czech Rep.
Wow! Just like i thought, Czech played so well tonight. Walaupun menang posession, tapi hal itu tidak berarti apa-apa buat tim Amerika. Disaat presidennya dengan sukacita mengumumkan mereka baru saja MEMBUNUH orang (Zarqawi), timnasnya sukses dibantai dengan manis oleh Czech Repulik di Jerman. 0-3 tanpa balas. Amerika sebaiknya harus mulai memikirkan peluang mereka di 2010 nanti.
Dibanding Korea-Jepang 2002, Amerika tampil memalukan. Ranking yang dibuat FIFA untuk tim Amerika ini sepertinya perlu diaudit. Menit ke 5 Jan Koller sudah membuat gol. Pasca gol Koller, Amerika berusaha meningkatkan serangan. Namun semuanya tidak efektif. Striker mandul mereka, Landon Donovan, selalu kalah heading dengan para defender CR. Kini Donovan sukses tidak pernah bisa mencetak gol dalam 16 kali pertandingan berturut-turut.
Sebaliknya duet Rosicky dengan Nedved di lapangan tengah tampil agresif. Nedved sepertinya menjadi incaran defender Amrik. And finally, Czech number 10 double the goal. 0-2. Rosicky sukses menjebol gawang Casey Keller setelah menyambar kesalahan bek Amerika dalam menyundul bola. Hmmm, 4 tahun lalu Amrik memukul Portugal 3-0 di babak pertama, dan saya berharap mereka tampil cantik seperti 4 tahun lalu. Kini mereka tampak melempem.
Menjelang akhir babak pertama, Jan Koller digantikan Vratislav Lokvenc akibat cedera. Babak kedua sudah menjadi milik CR. Saya sempat berpikir, jangan-jangan Amrik akan dibantai 5-1 lagi seperti tahun 1990 di Italia (waktu itu CR masih bernama Cekoslowakia). Nedved masih menjadi target favorit untuk dijatuhkan oleh pemain Amrik. Midfielder Juve ini memang atraktif dan seakan ga kenal capek. Keller kembali sport jantung saat tembakan Rosicky membentur mistar gawang di menit 60an. Namun pada kesempatan berikutnya, pemain yang musim depan akan bermain untuk Arsenal ini tidak membuat kesalahan. Kerja sama cantik dengan Pavel Nedved di menit 76 mencatatkan namanya di topskor nomor 5 dengan 2 gol.
Kedudukan akhir 0-3 untuk Czech Republic. Dan Tomas Rosicky menjadi Man of the Match. Midfielder ke-tiga yang menjadi MoM, serta yang kedua di daftar topskor.
Sudahlah Amerika, mending balik ajah maen pukul bola dan tepok-tepok bola :P

Italia 2 - 0 Ghana
Ghana memang kalah kelas di bandingkan Italia. Dengan shots on target 11 - 3 dan corner kick 12-4, terlihat bagaimana tim debutan Afrika ini digempur oleh bintang-bintang Serie A. Duet Toni-Gila (:P) tampil memukau. Walau tidak mencetak gol namun kerja sama mereka cukup menjanjijak. Beberapa pemain yang tidak dalam kondisi fit juga bermain bagus seperti Nesta dan Totti. Gol pertama Italia tercipta di menit 40. Melalui sepak pojok yang ke sekian (abis sepak pojok mulu babak pertama), bola pendek diumpankan ke Andrea Pirlo. Midfielder Milan inipun langsung menembak ke gawang dari luar kotak penalti. Satu nilai tersendiri buat Lippi yang membuat permainan tim Italia kali ini memukau. Jarang-jarang lihat tim Italia maen agresif sejak awal hingga akhir. Ada juga sekalinya dapat gol langsung deh pada pada jadi bek semua :P
Kedua tim bermain terbuka dengan menciptakan banyak peluang, cuman sayang Ghana sepertinya mesti belajar nembak ke gawang :D Dengan shots off target 12 biji, Ghana benar-benar buang tenaga. Menit 83, akibat kesalahan mantan bek Bayern Muenchen. Sammy Kuffour memberikan back pass ke kiper, namun sayang ada Iaquinta di sana. Bola pun diserobot striker Udinese itu dan langsung diceploskan ke gawang Ghana.
Andrea Pirlo menjadi Man of the Match

Sunday, June 11, 2006

World Cup 2006, Day #3

Serbia 0 - 1 Belanda
Kenapa saya tulis Serbia, bukannya Serbia & Montenegro ? Karena secara teknis tim Serbia & Montenegro "tidak ada lagi". Hal ini dikarenakan hasil referendum di negara pecahan Yugoslavia yang dilakukan 21 Mei 2006 lalu menghasilkan keputusan perpisahan di antara keduanya. Montenegro mengumumkan kemerdekaannya 3 Juni 2006, Serbia 2 hari kemudian 5 Juni 2006. Nah udah dulu pelajaran geografinya :P Back to the World Cup.
Pertandingan berlangsung cukup ketat di Leipzig. Belanda tampil full tim di motori 3 pemain senior yaitu Van der Saar, Cocu, Nistelrooy. Sedangkan Serbia tampil tanpa Nemanja Vidic dikarenakan kartu merah yang dia terima pada pertandingan internasional sebelumnya. Jika Vidic tampil maka akan ada 3 orang pemain Manchester United saling bertarung untuk negaranya masing-masing.
Memegang kendali serang di awal babak pertama membuat anak-anak van Basten ini memimpin 1-0. Terlepas dari kecengengannya di Liga Inggris, Robben tampil bagus dengan mencetak gol di menit 18. Selain itu dia juga banyak menciptakan peluang-peluang bagi Belanda. Jadi tidak heran jika Man of the Match kali ini adalah Arjen Robben. Belanda bisa dibilang menguasai permainan selama babak kedua. Namun begitu, Belanda tidak dapat mencetak gol tambahan hingga akhir pertandingan karena solidnya pertahanan Serbia.

Pertandingan ini penuh dengan hujan kartu kuning, terbanyak dalam 3 hari ini. Tercatat 6 kartu kuning dikeluarkan Markus Merk.4 kartu untuk Serbia (Stankovic, Koroman, Dragutinovic, Gavrancic) dan 2 untuk Belanda (Gio dan Heitinga).

Meksiko 3 - 1 Iran
Pada babak pertama Omar Bravo memanfaatkan assist striker Villareal Franco memmbuat Mexico unggul 1-0 di menit 28. Iran menyamakan kedudukan lewat Golmohammadi di menit 36. Iran tampaknya akan cukup senang dengan 1 point hasil imbang dengan Mexico hingga pertengahan babak kedua. Ditambah dengan cederanya Jared Borgetti, kepercayaan itu makin menebal.
Namun kiper Iran justru mengawali bencana bagi timnya. Goal kicknya sempat membuat barisan belakang kaget dan dimanfaatkan dengan bagus oleh Zinha. Pemain pengganti ini menyambar bola dan mengumpannya langsung ke Omar Bravo. 2-1 untuk Meksiko. 3 menit kemudian, Zinha sendiri mencatatkan namanya di scoresheet dengan mencetak gole ke-tiga Meksiko.
Omar Bravo menjadi Man of the Match dan menjadi top-skor sementara bersama dengan Klose dan Paulo Wanchope

Angola 0 - 1 Portugal
Ini pertandingan yang boleh dibilang ada unsur "politis"nya. Tim dari bekas negara jajahan melawan bekas penjajahnya. Di masa lalu, Angola adalah salah satu daerah jajahan Portugal. Pemain Angola pun banyak yang bermain di liga Portugal.
Satu-satunya yang tersisa dari tim emas Portugal sepertinya hanya Luis Figo. Dan pemain Inter Milan inipun masih menunjukkan kelasnya dan menjadi Man of the Match. Umpannya di menit ke-4 kepada Pauletta membuat Portugal unggul 0-1. Satu-satunya gol yang tercipta pada pertandingan ini. Pertandingan ini lebih mengarah ke betapa hebatnya Angola mampu mengimbangi salah satu unggulan Piala Dunia 2006, bukan sebaliknya. Karena permainan Porto tidak sesuai dengan yang diharapkan seperti halnya Inggris sehari sebelumnya.

World Cup 2006, Day #2

Inggris 1 - 0 Paraguay
Pertandingan tampaknya akan berjalan menarik saat Ingris membuka babak pertama dengan sebuah gol pada menit ke-3. Niat Calos Gamara untuk membuang umpan silang Beckham ternyata berakhir bencana buat Paraguay. Bola yang sundula Gamara malah masuk ke gawang sendiri.
Nama besar Inggris ternyata tidak menjadi jaminan mereka akan bermain atraktif. Babak pertama menurut saya cenderung membosankan. Permainan pertama Inggris tidak begitu berkembang. Lapangan tengah yang menjadi kunci serangan Inggris seperti yang telah diperlihatkan selama friendly-game sebelum final Piala Dunia dimulai tidak menunjukkan kualitasnya. Gerard dan Lampard kembali tidak padu. Joe Cole di kiri sering salah posisi karena Ashley Cole terlalu sering overlap dan terlalu jauh untuk diberi umpan trobosan. Beckham lumayan. Sepertinya Eriksson terlalu memaksakan Gerrard dan Owen yang tidak dalam kondisi fit untuk bermain.
Jika terus seperti ini, Inggris bisa-bisa tidak berkutik menghadapi Swedia atau bahkan Trinidad & Tobago.
Frank Lampard menjadi Man of the Match di pertandingan ini.

Trinidad & Tobago 0 - 0 Swedia
Berlawanan dengan pertandingan pertama Matchday #2, Trinidad Tobago - Swedia menyuguhkan permainan terbuka. Swedia seperti yang saya duga sebelumnya, sejak awal sudah menggebrak dengan melancarkan serangan-serangan berbahaya ke daerah pertahanan wakil benua Amerika ini. Shaka Hislop menjadi pahlawan tim TnT dengan menggagalkan peluang-peluang gol Swedia. Sangat kontras mengingat penampilannya di Premiership sungguh menyedihkan.
Namun begitu, bukan berarti tim debutan ini tidak dapat melakukan perlawanan. Dimotori oleh eks striker Manchester United, Dwight Yorke, TnT juga menunjukkan pada dunia bahwa mereka bukan tim kacangan. Mereka juga dapat menciptakan peluang-peluang berbahaya bahkan hanya dengan 10 pemain saat Avery dikartu merah wasit di awal babak kedua.

Dwight Yorke mungkin menjadi satu-satunya nama yang kita kenal di tim TnT atas kiprahnya di liga Inggris. Dia dinobatkan menjadi Man of the Match pertandingan ini. Dan menurut saya, partai ini adalah salah satu pertandingan imbang paling seru dan sangat untuk ditonton dibandingkan Inggris - Uruguay.

Argentina 2 - 1 Pantai Gading
Pertandingan grup C yang disebut juga sebagai grup neraka antara Argentina - Pantai Gading berlangsung seru. Duel striker Chelsea antara Crespo - Drogba menjadi kisah tersendiri. Dengan datangnya Sheva, pertandingan ini seakan adalah partai unjuk gigi di antara keduanya untuk dapat posisi utama di tim juara liga Inggris tersebut.
2 pemain yang dibuang Barcelona menjadi inspirator raksasa sepakbola Amerika Latin ini. Juan Roman Riquelme menunjukkan kelasnya sebagai saah satu playmaker terbaik dunia dengan menciptakan peluan bagi Crespo untuk mencetak gol di menit 24. Crossing tendangan bebasnya di menit 24 gagal dihalau dengan baik oleh barisan pertahanan wakil Afrika ini. Crespo langsung yang dalam posisi bagus langsung mencetak gol.
14 menit kemudian Riquelme kembali menunjukkan kemampuannya. Setelah membuat barisan pertahanan Pantai Gading kelabakan, Riquelme meyodorkan umpan terobosan yang bagus kepada Saviola. Si Kelinci yang tinggal berhadapan dengan kiper tidak menyia-nyiakan kesempatan. 2-0 untuk Argentina. Pertandinganpun berjalan semakin seru dengan serangan silih berganti dari kedua belah pihak.
Di menit 82 kedudukan kembali berubah. Lewat umpan silang Bakary Kone, Didier Drogba mencetak gol pertamanya di final Piala dunia. 2-1.
Walaupun 2 striker Chelsea sama-sama mencetak gol, namun Saviola yang dinobatkan sebagai Man of the Match. Namun saya melihat yang lebih cocok sebenarnya adalah Riquelme.

Saturday, June 10, 2006

World Cup Tools v1.0 for Blogger

World Cup tools kecil-kecilan untuk di pasang di sidebar blogku akhirnya kelar juga. Sambil terkantuk kantuk modul terakhir Match Result selesai dikerjakan. Hasilnya dah nongol di sidebar.
Selanjutnya mo iseng lagi ngembangin jadi modul SMS :P

*Huaaaahmmmm*

Huaaaahmmmmm

Biyuh biyuh, efek Jerman - Kosta Rika dah mulai kerasa deh. Hehehehehe, sebenernya sih bukan itu. Seharian kemarin sibuk menyelesaikan dokumen mulai RFC, SRS,Technical Docs dll. Kerjaan yang nyebelin. Breaknya yah pas Jerman-Kosta Rika. Dan brengseknya beneran deh pemakai cable tv kaya saya ini ga bisa menikmati siaran SCTV. Ya udah akhirnya untuk darurat, antene diakalin dengan seutas kabel. Lumayan, bisa nonton dengan puas dan bisa bikin reportase seperti terlihat di bawah :D
Ya udah abis itu sempet molor bentar n kebangun. Kalo bobo n kebangun gini ribet. Susah buat dipake bobo lagi. Iseng bikin grabber top skor piala dunia. Setelah beberapa menit mempelajari pattern-pattern blok html mana yang harus diambil akhirnya jadi juga. Dapat dilihat di sidebar. Abis itu bengong lagi sambil ngemil silverqueen. Silverqueen abis, ganti setel lagu-lagu 90s full volume. Mulai dari Come Undone-nya Duran-Duran sampe Iris-nya Goo Goo Dolls.
Abis Subuhan kok pingin coding lagi. Ya udah, mandi dulu trus benerin info top skor. Eh kebetulan yayang tercinta online di YM, jadi codingnya disambi pacaran :P
Tapi masa cuman info top skor doang ? Akhirnya diterusin deh dengan bikin daftar Groups & Standing sambil modif template dikit, ngilangin beberapa blok sidebar. Hasilnya dapat dilihat di samping :) Next target rencananya bikin match result namun malah sukses bobo. Kebangun lagi jam 1 siang gara-gara si Razi gebuk2 pundak. Tuh anak ga nyadar apa kalo tangannya segede tales bogor. Kan sakit oom.
Sekarang malah kelaperan. Match resultnya nyusul deh, sekalian mo publish source codenya.
Huaaaahmmmmm

World Cup 2006, Day #1

Jerman 4 - 2 Kosta Rika

Bertempat di FIFA World Cup Stadium Munich, pertandingan pembuka ini menyuguhkan permainan yang menarik. Dengan penonton lebih dari 64 ribu orang Jerman menang besar 4-2 melawan Kosta Rika. Serunya pertandingan ini dapat dilihat dengan terciptanya 3 gol pada 17 menit pertama. Di awali oleh pergerakan bagus dari Philipp Lahm di sektor kanan Kosta Rika, bek muda Jerman ini mencetak gol di menit ke-6. 6 menit kemudia Paulo Wanchope menyamakan kedudukan. Gol kedua Jerman dicetak striker kelahiran Polandia, Miroslav Klose menit ke 17 memanfaatkan umpan Bastian Schweinsteiger. Kedudukan berakhir 2-1 hingga babak pertama usai.

Babak kedua, Lahm kembali bikin ulah. Umpan lambungnya tidak dapat diantisipasi oleh defender Kosta Rica dan langsung menuju Klose. Walaupun headingnya dapat digagalkan Porras, namun bola rebound langsung dimanfaatkan dengan baik. 3-1 untuk Jerman di menit 61. Dengan ini Klose telah mencetak 7 gol di final Piala Dunia. 5 gol lainnya dicetak di Piala Dunia 2002 dan semuanya melalui heading, hattrick saat Jerman menghajar Arab Saudi 8-0. 2 gol sisanya dicetak masing-masing saat Jerman menang 1-0 atas Irlandia, dan 2-0 atas Kamerun.

Pertandingan makin memanas saat Paulo Wanchope kembali mencetak gol dan membuat posisi 3-2 di menit 73. Jerman masih belum aman. Torsten Frings mengubah kedudukan menjadi 4-2 di menit 87. Midfielder yang akan menjadi rekan Klose di Bremen musim depan ini mencetak gol melalui tendangan jarak jauh yang langsung disambut gegap gempita pendukung tuan rumah.

Facts:
Miroslav Klose menjadi Man of The Match pada pertandingan pembuka.
Klose dan Wanchope sementara ini menjadi top skor dengan 2 gol.
Skor 4-2 untuk Jerman adalah rekor baru World Cup untuk skor terbesar pada pertandingan pembuka.
Hanya satu kartu kuning yang dikeluarkan pada pertandingan pembuka ini untuk Danny Fonseca di menit 31

Cuplikan dari media yang sering di sebut "basbang" :D
"Jerman yang sampai 15 menit pertama sudah melakukan 6 tendangan ke gawang lawan, ahirnya kembali memimpin. Menit 17 Bastian Schweinsteiger memberikan umpan matang kepada Miroslav Klose di depan gawang. Dengan tenang striker Munich itu menyodorkan bola ke gawang, dan kedudukan menjadi 2-1"
Ummm, sejak kapan Miroslav Klose maen buat Munich yah ? Setau saya selepas dari Kaiserslautern, Klose dikontrak Werder Bremen


Polandia 0 - 2 Ekuador

Berkaca pada debut penampilan mereka di Piala Dunia 2002, Ekuador kini bermain dengan lebih efisien. Kemenangan 2-0 atas Polandia pada laga pembuka ini memberikan kepercayaan diri pada mereka untuk dapat lolos ke babak selanjutnya. Pertandingan cukup keras dengan 3 kartu kuning dikeluarkan wasit. 1 untuk Polandia (Smoralek), 2 untuk Ekuador (Hurtado dan Mendez).

Agustin Delgado memang layak untuk menjadi Man of The Match pada pertandingan ini dengan 1 assist dan 1 gol. Striker yang mempunyai kemampuan kuat di bola-bola atas ini menunjukkan aksinya. Assistnya di menit 24 membuat Ekuador unggul 0-1 lewat gol Tenoria. Memanfaatkan umpan Ivan Kaviedes, tandemnya semasa di Barcelona de Guayaquil, Agustin memastikan kemenang 0-2 Ekuador atas Polandia di menit 80.

Friday, June 02, 2006

didn't I tell you everything is possible
in this deja vu?
try the river boat, the carousel,
feed the pigeons, bar-b-q

look at all the people, happy faces all around
smiling, throwing kisses, busy making lazy sounds

it's a bright
june afternoon
it never gets dark
wawa.... here comes the sun
get your green
green tambourine
let's play in the park
wawa.... here comes the sun


Hehehehehe, ga terasa sudah masuk bulan Juni, dan dah lama pula ga posting. Hmm, awal bulan Juni ini ditandai dengan yayangku tercinta akhirnya menjadi penulis setelah buku kolaborasinya bersama teman-teman telah diterbitkan.
Selain itu bulan Juni juga ditandai dengan keluarnya release terbaru keluarga Ubuntu (Ubuntu, Kubuntu, Edubuntu, Xubuntu) versi 6.06 dengan kode Dapper. 1 Juni 2006 sore waktu Indonesia, akhirnya saya dan Andi Belutz (salah satu aktifis Ubuntu di Indonesia) berlomba nyedot iso file versi tersebut. Dan hasilnya hari ini saya dan si Belutz sukses menikmati Dapper.

Satu lagi yang kepikiran adalah, ingin mengajarkan Edubuntu Linux untuk si Eunice. Hmmm, si bawel kecil itu sepertinya pas banget kalo diajarin komputer pake Edubuntu tanpa harus khawatir kalo dia ga sengaja ngacak-ngacak filesystem. Namanya anak-anak, kan penuh dengan rasa penasaran. Sapa tau dia ga sengaja menghapus c:\windows ... kan berabe tuh (buat pengguna windos tentunya :P)

Tembakau: Berbahaya Dalam Bentuk dan Samaran Apapun

Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Sehubungan dengan peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2006 yang jatuh pada tanggal 31 Mei 2006, maka kami, penulis blog yang peduli dengan masalah ini, bermaksud untuk memperingatkan kita semua akan bahaya tembakau:

  1. Memperingatkan kita semua bahwa tembakau BERBAHAYA DALAM BENTUK APAPUN. Rokok, rokok pipa, bidi, kretek, rokok beraroma cengkeh, snus, snuff, rokok tanpa asap, cerutu... semuanya berbahaya.
  2. Memperingatkan kita semua bahwa tembakau dalam jenis, nama dan rasa apapun sama bahayanya. Tembakau BERBAHAYA DALAM SAMARAN APAPUN. Mild, light, low tar, full flavor, fruit flavored, chocolate flavored, natural, additive-free, organic cigarette, PREPS (Potentially Reduced-Exposure Products), harm-reduced... semuanya berbahaya. Label-label tersebut TIDAK menunjukkan bahwa produk-produk yang dimaksud lebih aman dibandingkan produk lain tanpa label-label tersebut.
  3. Menuntut Pemerintah Republik Indonesia untuk sesegera mungkin meratifikasi WHO Framework Convention on Tobacco Control (WHO FCTC) demi kesehatan penerus bangsa. Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia yang belum menandatangani perjanjian Internasional ini.
Internet, 31 Mei 2006

Tertanda,

Nuri Abidin

Saya bukan perokok dan Insya Allah saya selalu diberi ketetapan hati untuk selau menolak gangguan setan yang namanya rokok tersebut. Saya adalah korban keegoisan those d**n smoker yang menjadikan saya perokok pasif tanpa punya pilihan (terutama dikantor).

Yang mau berpartisipasi silahkan kunjungi http://wntd2006.priyadi.net/

Sunday, May 14, 2006

Kue Pukis Depan Gajah Mada Plasa

Setelah dari alun-alun, saya menyebrang ke timur ke arah pertokoan. Pertokoan di sepanjang Jl. K.H. Agus Salim ini mungkin adalah pusat pertokoan/Mall pertama di Malang yang saya tahu (CMIIW). Waktu itu Mitra II masih berujud bioskop President, Alun-alun Mall masih berupa penjara, Sarinah belum semegah sekarang. Di awali dengan Malang Plaza, kemudian Mitra dan Gajah Mada yang mempunyai jalan tembus ke arah pecinan/pasar besar.
Di Gajah Mada Plasa ini pula saya waktu masih kecil dulu sempat "hilang" terpisah dari orang tua seperti anak kecil pada postingan saya sebelumnya. Sementara di Malang Plasa, sewaktu SMP dulu adalah tempat saya maen tamiya. Karena di lantai dasar ada toko mainan yang menyediakan trek tamiya gratis yang boleh dipakai (apalagi kalo langganan toko itu).
Nah yang ada di foto di samping ini adalah penjual pukis/terang bulan di depan Gajah Mada Plasa. Ruang depan tangga masuk Gajah Mada Plasa ini diisi oleh beberapa stan. Paling sering adalah stan dealer sepeda motor mulai Honda,Suzuki, Yamaha (belum pernah lihat Kawasaki). Ada yang jualan aksesoris atau perlengkapan dapur (piring & gelas plastik dan semacamnya). Namun yang saya ingat sejak masih kecil dulu (yah waktu saya ilang dulu, almarhum Gombloh baru negalurin album "Kugadaikan Cintaku") adalah penjual pukis/terang bulan. Pukis Madonna.
Hari itu saya pesan 20 biji pukis istimewa. Warung ini (kita sebut saja begitu) menyediakan 2 macam pukis. Yang biasa Rp.1300/biji, yang istimewa Rp.1500/biji. Untuk terang bulan (mungkin di Jakarta dikenal sebagai martabak manis) yang biasa Rp. 18.000/porsi (kacang- meses) sedangkan yang istimewa Rp.21.000 (Kacang-meses+keju). Dan kue pukis Malang ini adalah one of the kind. Uenakkk tenan.
Ada lagi satu yang sering saya beli adalah Pukis Hollywood (kalo ga salah). Jualan di sebuah mobil yang sudah di modifikasi di parkiran samping Toko Buku Siswa. Letaknya di seberang Mitra I. Cuman sepertinya di sana sedikit lebih mahal. At least selintas ada terang bulan "Super" seharga Rp. 30.000.
Sambil nunggu pukis pesanan di buat, saya sempat-sempatkan ngobrol sambil jepret-jepret dengan phonecam. Wah gile, saya baru lihat keju craft sepanjang kertas a4. Tebal pula. Yang saya tau kan keju kraft cuman selembar tipis selebar roti tawar :P
Nah besok mo ke Ciliwung. Makan Bakso Cak Man sampe puas + Hot Cwi Mie yang sepertinya baru buka di sampingnya (CMIIW). Abis itu berburu kripik di Kripik Abadi.

Gbr1: loyang-loyang itu adalah cetakan terang bulan, sedangkan gambar yang ada "centong" raksasa itu adalah mentega. Mentega paling banyak yang pernah saya lihat hanyalah Blueband seukuran mangkuk bakso.
Gbr2: terang bulan yang sudah matang, tinggal dicustomize dengan tambahan serbuk kacang, meses atau keju atau kombinasinya. Tentunya plus susu kental manis seperti yang dapat dilihat tumpukan kalengnya itu. Kotak Khong Guan isinya serbuk kacang, sebelahnya kotak Danone isi meses coklat. Mas-mas di ujung sana yang kelihatan celana jeans nya itu sedang meracik 20 pukis pesanan saya :P

Malang, 13 Mei 2006

Setelah dari acara "Ngunduh Mantu"-nya Tono, saya meneruskan dengan acara sendiri. Menjelajahi pusat kota Malang. Yah pas lebaran kemarin ga sempat jalan-jalan karena hujan nyari turun tiap hari. Tujuan pertama yah alun-alun kota Malang. Cukup kaget melihat tampilan Sarinah yang mirip Ghrapari bentuk gedungnya :P Gedung Mitra I juga ada perubahan.
Alun-alun sendiri sepertinya ga ada perubahan. Cuman yang saya perhatikan, "bekupon" (rumah burung) yang beberapa tahun lalu ada dekat air mancur sudah tidak ada. Pohon-pohon penuh bunga juga tidak nampak. Mungkin karena belum musim berbunga yah. Anda juga bisa melihat tontonan topeng monyet yang lumayan kocak (monyetnya).


Weekend. Alun-alun kota ini jadi ajang piknik keluarga sambil menikmati udara kota yang segar. Mungkin setelah itu mereka bisa makan-makan atau berbelanja. Di seberang alun-alun banyak tempat makan yang enak dan ada beberapa pusat perbelanjaan (Mall bahasa gaulnya). Atau mungkin bisa nyobain jagung bakar atau tahu petis yang dijual oleh pedagang kaki lima (PKL) di alun-alun. PKL ini menjadi masalah tersendiri. Yah 2 sisi pedang yang sama tajam. Di sini satu mereka tidak seharusnya berjualan di situ karena sudah ada peraturannya sejak dulu. Dan selalu aja harus di razia (tipikal penduduk Indonesia banget yah ?). Di satu sisi, ga tega juga lihat mereka langsung bergegas beresin dangan dan kabur begitu melihat petugas pamong praja mulai berjalan dari arah Kantor Pos Besar masuk ke alun-alun.


Jam 5 lebih dikit, air mancur di tengah alun-alun pun mulai ... mancur :P
Yah udara makin tambah seger deh. Anak-anak langsung pada nemplok di pagar pembatas ngelihatin air mancur.


Tak sengaja mendengar pembicaraan mereka, 2 keluarga ini adalah teman lama yang kebetulan bertemu di alun-alun. Keduanya pun sudah mempunyai putra yang lucu-lucu. Nampak 2 junior dari 2 keluarga ini saling "berkenalan".
"Alo nama caya Anto, nama kamu capa?"
Sore itu diwarnai kejadian yang megharukan juga, Pol PP masuk ke tengah alun-alun dan para pedagang berlarian menjauh, seorang bapak tampak menghampiri mereka. Polisi PP itu pun terhenti. Bapak tadi meminta tolong petugas untuk membantu mencarikan atau memberikan pengumunan anak hilang. Sang bapak tersebut menggandeng seorang bocah cowok yang mungkin berumur 7 atau 8 tahun yang sedang menangis. Rupanya beliau sudah mengitari alun-alun bersama anak itu untuk mencari orang tuanya namun belum ketemu juga. Sang Polisi PP pun dengan ramah membawa anak malang yang terpisah dari orang tuanya itu ke pos. Sementara anggota lain mulai ke pos polisi depan Sarinah untuk membuat pengumunan. Kalo ga salah di sana ada pengeras suara. Sementara ibu-ibu tua pedagang jagung bakar dan tahu petis serta bapak-bapak pedagang balon pindah ke depan parkiran motor dekat pohon beringin seberang Kantor Bupati.

Masjid Jami' on sunset

Martono's Wedding Party

Walopun telat, plus rada telat juga datangnya ke resepsi, paling ga posting kali ini cukup mewakili ucapan selamat buat sohib saya Martono. Selamat menempuh hidup baru dengan Dila. Semoga menjadi keluarga yang sakinah. Dan semoga saya juga bisa segera menyusul :P

pii-tono&dila-me


Happy couple, Tono & Dila

Thursday, May 11, 2006

From Eindhoven, England 0 - 1 Spain

Anti klimaks bagi Middlesbrough. Performa buruk selama babak kedua serta kurang jelinya McClaren dalam melakukan pergantian pemain harus di bayar mahal. Sevilla menghukum mereka dengan 4 gol tanpa balas.
Pertandingan babak pertama sebenarnya masih 50-50 walaupun Boro tertinggal 0-1 lewat tandukan Luis Fabiano memanfaatkan umpan lambung Daniel dari luar kotak penalti. Kedua tim cukup mempunyai kesempatan yang hampir sama. Namun di babak kedua, McClaren rupanya ingin mengulangi kejutan yang dia ciptakan waktu quarter final dan semifinal. Too bad, it was a bad surprise.
Maccarone langsung masuk menggantikan Morrison di babak kedua. Sevilla juga melakukan hal yang sama. Namun bedanya, Kanoute diturunkan untuk menggantikan Saviola yang mainnya malam itu cukup jelek. Benar-benar under perform. Serangan-serangan Boro cukup gencar di awal babak ke-dua. Paling tidak Viduka dan Macarone mendapat 1 kesempatan mencetak gol. Menit 70 Yakubu masuk menggantikan Quedrue. Jadi Boro main dengan 4 FW, 3 MF dan 3 DF plus satu GK bertopeng (bukan pahlawan bertopeng lho ya).
Pesta gol Sevilla pun dimulai. Memanfaatkan kecepatan penetrasi dari sayap, mereka mulai aktif melakukan serangan. Daniel, Jesus Navas dan Adriano menjadi pengacau pertahanan Boro yang tampil makin buruk. Bola rebound hasil tendangan Jesus Navas dari sisi kiri kotak penalti Boro langsung disambar oleh Enzo Maresca. 0-2 di menit 78.
Boro pun makin kedodoran. Boateng sering kehilangan bola dan Rochemback ga jelas passing kemana. Seain itu defendernya pun sering membuat ruang lebar di daerah pertahanan sendiri. Telatnya pemain tengah turun untuk membantu pertahanan membuat Boro terus dibombardir serangan anak-anak Andalusia. Menit 84, tendangan Maresca dari luar kotak penalti tidak bisa ditangkap si Kiper Bertopeng. 0-3. Sebenarnya di menit ini pertandingan sudah bisa dihentikan karena mental pemain Boro bukan lagi DOWN tapi udah GONE.
Menit 89 Kanoute menambah gol Sevilla memanfaatkan bola rebound tendangan Maresca (lagi-lagi dari sisi kiri pertahanan Boro) yang sempat ditepis Schwarzer sang Kiper Bertopeng. Kanoute tidak terlalu merayakan golnya. Dia malah hanya menggerakan kedua lengannya yang oleh komentator diterjemahkan sebagai "It's enough, no more. Please just end it. Stop the game" :P
Pertandingan pun berhenti di menit 90 tanpa adanya added time.
Kekalahan 0-4 di Eindhoven ini langsung menimbulkan pertanyaan serius di Inggris. Is he really the right person to replace Sven ?

Wednesday, May 10, 2006

England vs Spain, Battle Clash #1 Eindhoven

Tanggal 11 Mei 2006, 2 tim dari 2 kompetisi terkenal di Eropa akan bertemu di Philips Stadion, Eindhoven - Belanda.
Middlesbrough melawan Sevilla FC.

Middlesbrough
Ground: Riverside Stadium, Middlesbrough
Nickname: Boro
Manager: Steve McClaren
League Position: 14
Squad:
GK: Mark Schwarzer, Bradley Jones, Ross Turnbull
DF: Franck Queudrue, Ugo Ehiogu, Chris Riggott, Gareth Southgate, Emanuel Pogatetz, Colin Cooper, Andrew Davies, Matthew Bates, Andrew Taylor, Anthony Mcmahon, David Wheater
MF: Gaizka Mendieta, Ray Parlour, Doriva, Fabio Rochemback, George Boateng, Stewart Downing, Stuart Parnaby, Adam Johnson, Lee Cattermole, James Morrison
FW: Massimo Maccarone, Jimmy Floyd Hasselbaink, Malcolm Christie, Aiyegbeni Yakubu, Danny Graham, Jason Kennedy, Mark Viduka

Sevilla FC
Ground: Estadio Ramón Sánchez Pizjuán, Seville
Nickname: Sevillistas, Biris, Palanganas
Manager: Juande Ramos
League Position: 5 (qualified for 2006/2007 UEFA Cup)
Squad:
GK:Andrés Palop, Antonio Notario
DF: Javi Navarro, David, Daniel Alves, Julien Escudé, Ivica Dragutinovic, Aitor Ocio, Pablo Ruiz, David Prieto, Crespo
MF: Jordi, Renato, Jesús Navas, Adriano, Jesuli, Martí, Fernando Sales, Enzo Maresca, Antonio Puerta, Diego Capel
FW: Javier Saviola, Ariza Makukula, Luís Fabiano, Fréddie Kanouté, Kepa

Facts:
Tim Inggris terakhir yang menjuarai UEFA Cup adalah Liverpool tahun 2001. The Reds mengalahkan Deportivo Alaves 5-4 di Westfalenstadion, Dortmund. Sedangkan Spanyol diwakili oleh El Che Valencia mengalahkan Marseille 2-0 di Gothenburg.
Inggris tercatat 10 kali menjuari UEFA Cup di wakili oleh 6 klub yaitu Liverpool (3), Leeds United (2), Tottenham Hotspur (2), Arsenal (1), Ipswich Town (1), Newcastle United (1)
Spanyol 9 kali. Barcelona (3), Valencia (3), Real Madrid (2), Real Zaragoza (1)

Sevilla berpenampilan lebih konstan di liga domestik dibandingkan dengan Boro. Hal ini terlihat Sevilla masih dapat menempatkan dirinya di jalur UEFA Cup dalam 2 tahun ini (peringkat 6 La Liga musim lalu) walau dua pemain kuncinya musim lalu diangkut ke Real Madrid (Baptista & Sergio Ramos).
Beberapa pemain terkenal kelas dunia pernah bermain untuk tim ini. Sebut saja Jose Antonio Reyes yang akan bermain di final Liga Champions tahun ini bersama Arsenal, Diego Maradona, Davor Suker, Ivan Zamorano, Bebeto, Prosinecki.
Sevilla FC adalah satu-satunya tim Eropa yang bermain di 3 kompetisi Eropa tanpa pernah kalah di kandangnya sendiri (European Cup, Cup Winner's Cup, UEFA Cup).
Sevilla FC adalah satu-satunya klub dari Andalusia (oh iya, kota Seville terletak di Andalusia) yang mampu mencapai partai final di kejuaran antar klub Eropa. Ya tahun ini melawan Boro :P Klub dari daerah Andalusia lainnya adalah Cadiz dan Malaga (keduanya peringkat 19 & 20 La Liga musim ini, jelas-jelas degradasi bersama Alavez)

Middlesbrough dibentuk tahun 1876, Sevilla FC 1905. Manajer Boro saat ini, Steve McClaren, akan menjabat sebagai manajer timnas Inggris untuk 4 tahun ke depan mulai 1 Agustus nanti. Pemain terkenal yang pernah main di Boro setau saya adalah Juninho Paulista, Ravanelli dan Mendieta. Kiprah Boro di Premier League terbilang naik turun. Finish di urutan 7 musim kemarin adalah pencapaian paling bagus yang pernah diraih sepanjang kiprah mereka di Premier League. Juga dengan menjadi juara Piala Liga tahun 2003/04 setelah menang 2-1 atas Bolton.
Kalo dari pembicaraan di Sport Center ESPN semalem, Paul Masefield dan Jamie Reeves sepakat mengatakan bahwa "McClaren is a very good coach, but he's not good enough as manager". In fact, McLaren was regarded as one of the finest coaches in Europe and was also one of the most prominent coaches in the England team. Waktu menjadi asisten Sir Alex di Manchester United predikat itu memang pantas disandangnya. Bergabung Desember 1998 menggantikan Brian Kidd, setengah musim pertamanya sebagai asisten membuat Man United tidak terkalahkan di semua pertandingan. Puncaknya ketika Man United merebut treble 1999 dengan menjuarai Premier League, Piala FA dan Piala Champions. Tapi bersama Boro, prestasi di liga domestik tidak terlalu bagus. Paul Mase mengatakan bahwa dia bagus di lapangan sebagai pelatih, tapi dalam mengatur sebuah klub dia mengalami kesulitan. Yah contohnya saja dalam hal pembelian pemain.

Kualifikasi grup
Boro menjadi juara group A dengan 10 poin dari 3 kemenangan dan sekali seri. Mencetak 6 gol tanpa pernah kebobolan. Sevilla juara group H, 7 poin hasil dari 2 kali menang, sekali seri dan sekali kalah. Mencetak 8 gol dan kebobolan 4 gol.

Babak 32 besar.
Boro menang agregat 2-2 lawan Vfb Stuttgart. Menang 2-1 di Gottlieb Daimler Stadium, namun kalah 1-0 di Riverside. Sevilla mengalahkan Lokomotiv Moskow total agregat 3-0.

16 besar.
Boro kembali lolos dari lobang jarum dengan agregat 2-2 melawan AS Roma. Boro mencetak 1 gol di Olimpico saat Roma menang 2-1. Sevilla menang agregat 2-1 lawan Lille. Kanouté, Luis Fabiano menjadi pahlawan di leg ke-2.

Perempat final.
Seville menang mudah atas Zenit. 4-1 di kandang dan imbang 1-1 di markas Zenit membuat mereka unggul secara agregat 5-2. Middlesbrough? Dramatis. Kalah 2-0 di kandang Basel, Boro membalik keadaan di kandang dengan memukul Basel 4-1. Maccarone membuat Riverside Stadium seakan meledak mencetak gol penentu di menit 90 dan memastikan Boro lolos ke semifinal dengan agregat 4-3.

Semifinal.
Seville menang tipis 1-0 di kandang atas Schalke setelah pertemuan pertama mereka berakhir imbang. Middlesbrough? Lebih dramatis lagi. Kalah 1-0 di Bucharest, Riverside terdiam putus asa saat Dica dan Goian mencetak gol di awal babak pertama di Riverside. Saat kebanyakan orang menganggap itulah akhir perjalanan Middlesbrough di kancah Eropa, McClaren kembali membuat kejutan. Setelah mengubah taktik, Maccarone membuka gol. 1-2 hingga babak pertama berakhir. Babak kedua, Viduka dan Riggot menambah gol. Dan kembali Macarone menjadi penyelamat lewat golnya di menit 89. I watched the game myself (thanks ESPN :P), it was ..... like watching horror movie :P Wish there's a miracle, and it's Maccarone.

Overall di liga domestik, Sevilla mempunyai track record yang lebih baik dari Boro. Namun kejutan-kejutan yang dihadirkan McClaren pada babak penyisihan terutama di perempat final dan semi-final membuat pertandingan ini nampaknya akan semakin menarik.

We'll see....

Wednesday, April 26, 2006

Farewell Mr. Premiership


Buat pecinta bola, terutama liga Inggris, pasti tidak ada yang tidak kenal dengan pemain yang satu ini. Alan Shearer, yang biasa dijuluki sebagai "Big Al".
Alan Shearer, lahir tanggal 13 Agustus 1970 di Gosforth, Newcastle. Sepanjang kariri profesionalnya di Premier League tahun 1988-2006 dia telah membela Southampton, Blackburn Rovers dan Newcastle United serta bermain di lebih dari 500 pertandingan.

Shearer remaja pernah ditolak Newcastle selepas dari klub sepakbola Wallsend Boys (Robbie Eliot dan Michael Carrick juga alumni dari ini). Namun dia kemudian bergabung ke Southampton. Diturunkan sebagai pemain pengganti saat melawan Chelsea tahun 1988. Sebulan kemudian dia memulai debut sebenarnya. Bermain penuh saat menjamu Arsenal, Shearer mencetak hat-trick. Saat itu dia menjadi pemain termuda yang pernah menciptakan hat-trick. Umurnya saat itu 17 tahun 8 bulan, mengaahkan rekor legenda Inggis, Jimmy Greaves. Sayangnya penampilan di Southampton terbilang tidak menggembirakan. Musim 1988/89 - 1990/91 hanya 7 gol dari 72 penampilan. Musim 91/92 Shearer mencetak 13 gol dari 41 penampilan yang merupakan musim terakhirnya di Southampton dengan total 23 gol selama 4 tahun.

Tahun 1992, Shearer bergabung ke Blackburn Rovers dengan nilai £3.6 juta. Dia menolak tawaran Manchester United saat itu. Keputuan yang bikin sebel pendukung fanatik Red Devils hingga saat ini. Di sinilah keistimewaan Shearer mulai terlihat. Dari 21 penampilan di musim pertamanya dengan Rovers, Shearer mencetak 16 gol. Selama 3 tahun berikutnya, Shearer selalu mencetak lebih dari 30 gol setiap musimnya untuk Blackburn Rovers. Bersama Chris Sutton, Shearer menjadi kunci sukses Rovers sewaktu merebut gelar juara Premier League tahun 1994-95 dari MU dengan selisih nilai hanya 1 poin. Gelar yang dinantikan selama 81 tahun. Tahun itu juga Shearer mendapatkan perhargaan PFA Players' Player of the Year. Mungkin satu-satunya pemain Blackburn yang pernah meraih gelar itu hingga saat ini. Dari sekitar 138 penampilannya, Shearer telah mencetak 112 gol untuk Rovers.

Setelah Euro 96, MU kembali berusaha untuk meminang Alan Shearer yang kembali ditolaknya. Begitu juga dengan tawaran dari Liverpool, Arsenal, Everton, Inter Milan, Juventus dan Barcelona. Shearer menjadi pemain termahal di dunia saat itu, sewaktu klub dari kota kelahirannya, Newcastle United, mengeluarkan £15 juta untuk membawanya ke St. James Park. Di musim pertamanya, Shearer langsung menggebrak dengan 25 gol dari 31 penampilan. Namun sayang pada tahun 1997, dia menderita cedera ligamen yang parah. Musim itu Shearer hanya tampil 17 kali dengan 2 gol. Namun tahun itu Shearer kembali mendapatkan penghargaan PFA Players' Player of the Year. Setelah Euro 2000, Shearer mengundurkan diri dari sepakbola internasional. Bersama timnas Inggris dia telah mempunyai 63 caps dengan 30 gol.

Alan Shearer telah menjadi legenda Newcastle United. Dia adalah top skor The Toon saat ini mengalahkan pendahulunya, Jackie Milburn. Karena cedera lutut waktu The Toon mengempaskan Sunderland 4-1 tanggal 17 April 2006, Shearer tidak dapat bermain di 3 pertandingan sisa musim ini. Shearer telah mencetak golnya yang ke-206 pada pertandingan itu. Shearer tercatat sebagai pencetak gol terbanyak kelima Liga Inggris sepanjang masa setelah Jimmy Greaves, Steve Bloomer, Dixie Dean dan Gordon Hogson. Berkaitan dengan cederanya itu pula, Shearer menyatakan pensiun total dan mengundurkan diri sebagai pemain bola professional pada tanggal 22 April 2006.

Tanggal 11 Mei 2006 nanti rencananya akan diadakan pertandingan perpisahan untuk Shearer di markas Newclastle United, St. James Park. Newcastle akan melawan Celtic dari Skotlandia.
Dengan segala kehebatannya itu, hanya satu yang mungkin menjadi penyesalan Shearer yaitu tidak dapat mempersembahkan gelar juara Premier League untuk tim pujaan semasa kecilnya itu.

Farewell Mr. Premiership

Tuesday, April 25, 2006

Graduation Day

Setelah sekian lama berkutat ma perkuliahan, bersusah payah mengejar waktu dari Kuningan - Salemba - Ciledug. Pernah di todong di 620 sepulang dari Salemba, ngelawan sampe berdarah-darah. Diberhentiin polisi dari motor di depan Menara Imperium dengan alasan pengeledahan narkoba, sementara puluhan motor lain di biarkan lewat (d**n, wht me?). Bolpoin parker gue ditanya bisa nembak ga? (kebanyakan nonton jems bon kali) Setelah melihat dompet isi KTm dan duit 15 ribu pecahan ribuan akhirnya saya dilepas juga. Nyaris basah kuyup kehujanan sampe kampus n dosen ternyata ga hadir :D De el el, de el el. Akhirnya segala suka duka itu terselesaikan juga.
Hari ini saya diwisuda sebagai Sarjana Komputer di JHCC. Thanks to everybody who supported me. Pak Adi Widjaya, Mbak Wati, Mbak Mur, Adi, para dosen, Pak Mardi yang membimbing tugas akhir, teman-teman seperjuangan. Geng knalpot Mas Pur, Bayu, Rony, Rendra. Geng encrypt Jim dan Asep kemudian Rudi yang selalu barengan kalo ke Ciledug.
We did it !!! :)
Dah ah, mo berangkat ke JHCC ... :)

Sunday, April 16, 2006

Kereta api .....

"Naik kereta api, Tut.. Tut.. Tut.. Siapa hendak turut?
Ke Bandung, Surabaya.. bolehlah naik dengan naik percuma..
Ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak berhenti lama
"

Itu lagu anak-anak yang cukup ngetren sewaktu saya masih TK. Kayanya seru dan nyaman banget yah naek kereta api itu? Hehehehehe, emang seru. Gimana tidak, di kereta api kamu bisa ketemu berbagai hal, mulai dari cewek cakep teman seperjalanan satu kereta sampe dengan kambing kalo kamu sedang beruntung :) Belum lagi para aktivis copet, jambret, penodong hingga anak-anak sekolah yang ekstra kurikuler magang jadi preman dalam gerbong kereta.

Buset, gimana mo aman kalo begitu ?
Well disitu serunya, jangan pernah mengharap rasa aman dan nyaman kalo menggunakan transportasi publik di Indonesia, pa lagi yang kelas ekonomi. Never.
Kenyamanan dan keamanan adalah hal yang amat sangat langka. Jadi cukuplah berharap kamu sampai ditujuan dengan selamat, kalo bisa ontime tanpa kehilangan apapun itu adalah megabonus yang bisa kamu dapatkan.

Itu baru di dalam gerbong kereta. Infrastrukturnya sendiri pun sudah tidak menjamin. Jalur kereta banyak yang berada di tengah perkampungan padat. Belum lagi rel kereta masuk jalur banjir seperti di Semarang. Jadi naek kereta jalur pantura Jakarta-Surabaya ga ada salahnya kalo kamu bawa pelampung juga. Yah karena sepertinya yang berwenang untuk urusan ini lebih senang meneruskan jalur kereta yang dirintis sejak jaman Belanda daripada berinovasi banyak untuk membuat jalur yang lebih save. Inivestasi mahal? Jelas, kalo mo murah pake ajah gerobak. Tapi duit investasi kalo "dibelanjakan" dengan benar sesuai dgn seharusnya pasti ga akan kerasa mahal kan? Ah soal mahalnya biaya "belanja-belanja" ini sudah menjadi pengetahuan dasar wajib di negara ini. Sayangnya para pejabat pintar itu terlalu pintar untuk bekerja. Saking pintarnya berteori mereka sampa ga tau harus mengerjakan apa untuk mewujudkan teori itu ?

And it happen again. Satu bukti lagi betapa carut marutnya perkereta apian di Indonesia ini.
Tanggal 14 April 2006, terjadi tabrakan kereta api di Serdang Bedagai, Sumatra Utara. 2 tewas
Tanggal 15 April 2006, KA Sembrani (kereta eksekutif neh) nyeruduk KA Kertajaya (kereta ekonomi) di Purwodadi, Jawa Tengah. Sedikitnya 13 orang tewas.

Kecelakaan kereta terjad nyaris tiap tahun dan sepertinya tidak ada improvement yang berarti untuk itu. Kecuali improvement penambahan jumlah kecelakaan kali. Bintaro ajah paling tidak sudah terjadi 2 kecelakaan besar. Tahun 1987 dengan korban sekitar 100 orang tewas (sampe diangkat jadi film Tragedi Bintaro) dan tahun 2004 (bisa jadi Tragedi Bintaro II tuh kalo perfilman nasional secerah dulu). Masih deket2 bintaro, awal maret tahun ini di Kebayoran Lama, ada atap kereta ambruk dan tiang penyangga kabel listrik rubuh. Atap kereta sampe rubuh? Kaya atap SD ajah..

Kalo mo flashback ... hmm. Tahun 2001 yang sangat heboh waktu KA Empu Jaya dari Jakarta neruduk KA Gaya Baru Selatan Malam dari Surabaya. 30 orang tewas

Dan kalau sudah begini, para kambing hitamlah yang diajukan ke meja sidang. Orang pinter ga mungkin salah toh ? Jadi para pelayan masyarakat sesungguhnya seperti penjaga pintu lintasan, masinis, asisten masinis dan teman-temannya yang menjadi tumbal. Manajemen KAI kayanya ga ada komitmen untuk menjamin kenyamana apa lagi kenyamanan penumpangnya. Dan hal itu muncul karena kinerja yang buruk, tidak adanya pengawasan serta manajemen perusahaan yang buruk.

Kalo kaya gini, berapa puluh tahun lagi kita harus menunggu untuk punya Shinkansen... ?
Mengutip dari wikipedia bahwa ketepatan waktu Shinkansen pada tahun 2003 adalah 6 detik dari waktu yang dijadwakan. Waktu tersebut sudah termasuk seluruh kesalahan alami dan manusia dan dihitung dari seluruh 160.000 perjalanan yang dijalani oleh Shinkansen.